KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal melaksanakan Rapat Koordinasi Input Data Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III Kabupaten Kendal dalam rangka memperkuat sinergi antarperangkat daerah serta mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan ketersediaan data yang lengkap, akurat, dan mutakhir sebagai dasar pemantauan perkembangan ekonomi serta perumusan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.
Koordinasi ini penting mengingat capaian pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kendal pada Triwulan II Tahun 2026 menunjukkan kinerja yang positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kendal, pertumbuhan ekonomi Kendal mencapai 8,57 persen secara tahunan (year-on-year) dibandingkan Triwulan II Tahun 2025. Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Kendal pada posisi tertinggi di Provinsi Jawa Tengah.
Selain itu, ekonomi Kabupaten Kendal tumbuh sebesar 4,17 persen dibandingkan Triwulan I Tahun 2026 (quarter-to-quarter), dengan pertumbuhan kumulatif Semester I Tahun 2026 mencapai 8,22 persen. Capaian ini menjadi momentum untuk terus memperkuat sinergi lintas perangkat daerah dalam menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi.
Dalam rapat koordinasi tersebut, kelengkapan dan ketepatan penginputan data menjadi perhatian utama. Setiap perangkat daerah diharapkan dapat menyampaikan data sesuai dengan tugas dan kewenangannya, sehingga informasi yang dihimpun mampu menggambarkan kondisi serta perkembangan perekonomian Kabupaten Kendal secara komprehensif.
Data yang berkualitas juga berperan penting dalam mengidentifikasi potensi, peluang, dan tantangan pembangunan ekonomi daerah. Dengan demikian, kebijakan dan program yang disusun dapat lebih terarah, terukur, serta selaras dengan kebutuhan dan kondisi riil di lapangan.
Melalui koordinasi yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Kendal berupaya mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus memastikan bahwa pertumbuhan tersebut memberikan dampak nyata bagi masyarakat, antara lain melalui peningkatan kesempatan kerja, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peningkatan investasi, serta kesejahteraan masyarakat.
Dengan dukungan data yang valid dan sinergi seluruh perangkat daerah, diharapkan pemantauan pertumbuhan ekonomi Triwulan III dapat berjalan optimal dan menjadi salah satu landasan dalam mendorong pembangunan ekonomi Kabupaten Kendal yang inklusif dan berkelanjutan.
#KendalBerdikari #BapperidaKendal #PertumbuhanEkonomi #SmartPlannerKendalBetter #RisetKuatInovasiHebatKendalMelesat